Kontroversi Dev. Black Myth Wukong: Sebut Karakter Gamenya Cocok untuk Masturbasi

By gamerismeID 2 Min Read

Gelombang antisipasi berkobar di kalangan penggemar game global saat Game Science, sebuah studio asal China, mengumumkan Black Myth Wukong.

Game action RPG ini diadaptasi dari petualangan legendaris Sang Kera Sakti, Wu Kong, dan tampak menjanjikan dari segi visual.

Namun, hype tersebut perlahan menurun, berganti menjadi sorotan negatif dari sana-sini.

Laporan IGN, salah seorang Technical Artist Game Science bernama Daiwei melontarkan kalimat yang terkesan vulgar di platform tanya jawab asal China, Zhihu.

Dalam postingan itu Daiwei secara tidak pantas memberikan komentar vulgar terhadap karakter wanita berbentuk Roh Ular yang direncanakan hadir di Black Myth Wukong.

Selama gamer menutup bagian bawah tubuh sang roh ular, tulis Daiwei, karakter ini masih cocok untuk menjadi target masturbasi. 

Baca Juga  Lokasi dan Cara Mengalahkan Devastator di Helldivers 2

Postingan kontroversial tersebut sempat dihapus setelah trailer Wukong dirilis di Gamescom 2023.

Bukan kali pertama?

Seiring penelusuran ke belakang, terungkap bahwa Game Science telah terlibat dalam sejumlah kontroversi serupa.

Mereka dilaporkan pernah membuat iklan lowongan pekerjaan yang mengandung kata-kata vulgar, pernyataan tidak senonoh dari Co-founder Yang Qi pada tahun 2013, hingga fatshaming.

Pola perilaku kontroversial ini menciptakan sorotan negatif terhadap studio yang sebetulnya sedang dielu-elukan berkat proyek terbaru mereka.

Sorotan makin kencang sebab dalam beberapa tahun terakhir ini, industri video game sedang berperang melawan diskriminasi, pelecehan seksual, dan sejenisnya.

Baca Juga  Pengembang Indikasikan Helldivers 2 Tanpa Event Kolaborasi

Sementara itu, Game Science masih bungkam dan sedang diinterogasi terkait insiden terbaru ini.

Share This Article
Follow:
Gamerisme adalah situs berita, event, dan promo terkait video game terdepan di Indonesia. Temukan juga konten menarik lain seperti listicle dan konten interaktif yang tidak akan kamu temukan di situs lain.
Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Dilarang copy paste!