Review Pemain Premier League TOTS EAFC 24

By gamerismeID 6 Min Read

Premier League TOTS EAFC 24 resmi rilis pada 26 April. Tiga hari berselang (29/4), versi FC Mobile juga hadir. Perilisan tersebut beriringan dengan terungkapnya daftar pemain Liga Inggris yang terpilih ke dalam Team of The Year musim ini.

Ini dia daftar pemain Premier League di TOTS EA FC dan FC Mobile 24.

premier league tots eafc 24

Dari nama-nama tersebut, siapa saja yang layak dan yang tidak layak berada di TOTS? Berikut ulasan spesial Gamerisme.

Haaland

Meski tampil buruk di beberapa laga terakhir, Erling Haaland masih membuktikan kapasitasnya sebgaai penyerang jempolan. Tentu bukan kebetulan ia berada di puncak top skorer sementara saat ini. Haaland pantas berada di Premier League TOTS EAFC 24.

Verdict: Layak

Van Dijk

Bukan musim terbaik Virgil Van Dijk, tetapi performanya secara keseluruhan tetap layak mendapat predikat solid. Tidak heran namanya terpilih sebagai salah satu bek do Team of The Season Premier League EA FC 24.

Verdict: Layak

De Bruyne

Meski tampil luar biasa beberapa pekan terakhir, Kevin De Bruyne sempat alami cedera panjang yang membuat namanya tidak terlalu menonjol musim ini. Semestinya, pemain lain seperti Martin Odegard lebih layak daripada De Bruyne di TOTS Premier League.

Verdict: Tidak Layak

Rice

Tidak diragukan lagi, Rice adalah rekrutan terbaik Arsenal musim ini. Sumbangsihnya di lini tengah amat terasa berkat kreativitas dan intensitasnya tiap bertanding. Tentu saja Rice layak masuk ke dalam TOTS kali ini.

Verdict: Layak

Rodri

Tanpa Rodri, Manchester City kelimpungan. Itu yang terjadi saat Rodri sempat absen beberapa laga. Kembalinya Rodri membawa City yang sempat terpental kembali ke jajaran atas Premier League. Tentu saja ia layak masuk ke dalam TOTS.

Verdict: Layak

Salah

Mohamed Salah tetap benderang di tengah performa lini depan Liverpool yang mengecewakan. Jadi pencetak gol dan assist terbanyak tim adalah bukti sahih betapa besar perannya musim ini. Tanpa Salah, mustahil Liverpool berada di tiga besar.

Verdict: Layak

Saka

Saka bukan lagi pemain sayap yang sekadar gocek sana-sini. Permainannya musim ini makin matang yang dibuktikan lewat torehan gol dan umpan yang sama tinggi. Berstatus salah satu pemain terbaik musim ini, tentu saja Saka layak berada di jajaran elit TOTS.

Verdict: Layak

Son

Tanpa Harry Kane untuk kali pertama, Son Heung-min jadi tumpuan utama Tottenham di lini depan. Ia tidak hanya tajam mencetak gol, tetapi juga pandai mengkreasi peluang berujung umpan matang.

Verdict: Layak

Foden

Phil Foden terus menunjukkan kapasitasnya sebagai tumpuan City di lini depan. Makin tajam, makin konsisten. Saat Haaland hilang, ia bisa menjadi sumber gol alternatif. Tidak heran Foden terpilih ke dalam TOTS Premier League EAFC 24.

Verdict: Layak

Palmer

Meski tetap mampu bersaing di papan atas, tidak bisa dimungkiri bahwa salah satu kesalahan Manchester City musim ini adalah melepas Cole Palmer ke Chelsea. Gelandang serang kidal itu telah cetak 20 gol dan 9 assist musim ini.

Verdict: Layak

Diaz

Kurang konsisten, sering buang-buang peluang. Rasanya agak aneh melihat Luiz Diaz berada di Premier League TOTS EAFC 24.

Verdict: Tidak layak

Saliba

Jadi tim dengan statistik kebobolan tersedikit di Premier League musim ini, Arsenal pantas berterima kasih kepada Saliba.

Verdict: Layak

Alisson

Meski tampil cukup apik, sebetulnya ada yang jauh lebih layak daripada Alisson untuk berada di TOTS Premier League 2024. Pemain tersebut adalah David Raya yang punya catatan cleansheet terbanyak di Premier League musim ini.

Verdict: Tidak layak

Watkins

Memimpin catatan assist terbanyak dan berpotensi menjadi top skorer Premier League musim ini, jadi bukti betapa luar biasanya Watkins. Tidak heran jika Aston Villa yang ia bela konsisten di empat besar Premier League musim ini.

Verdict: Layak

Garnacho

Sulit memahami kenapa Garnacho berada di jajaran elit Premier League TOTS EAFC 24 karena performanya yang cenderung inkonsisten. Meski meningkat dari tahun lalu, masih ada pemain yang jauh lebih layak daripada Garnacho untuk masuk TOTS.

Verdict: Tidak layak

Mac Allister

Nyawa lini tengah Liverpool. Itulah Mac Allister. Tidak hanya bertugas mengatur tempo, ia juga jadi alternatif mencetak gol saat lini serang Liverpool buntu. Tembakan jarak jauh andalannya beberapa kali terlihat musim ini.

Verdict: Layak

Nkunku

Hanya tampil tujuh kali di Premier League karena cedera, sangat mudah untuk menolak keberadaan Nkunku di TOTS EAFC 24.

Verdict: Tidak layak

Gabriel

Bersama Saliba, Gabriel adalah alasan di balik kokohnya lini belakang Arsenal. Wajar jika namanya nangkring di TOTS Liga Inggris EAFC 24.

Verdict: Layak

White

Bicara statistik, ada beberapa bek kanan yang lebih layak daripada White untuk melengkapi TOTS tahun ini. Namun, secara keseluruhan, White memang tampil luar biasa dan memberikan keseimbangan bertahan-menyerang yang baik buat Arsenal.

Verdict: Layak

Estupinan

Musim ini, Estupinan sama inkonsistennya dengan Brighton yang ia perkuat. Tidak ada performa yang benar-benar menonjol. Torehan statistiknya pun tidak mentereng. Rasanya Estupinan tidak pantas berada di jajaran elit TOTS EAFC dan FC Mobile.

Verdict: Tidak layak

Premier League TOTS EAFC 24 akan dikerucutkan menjadi sebelas pemain terbaik melalui voting. Namun, belum ada bocoran kapan vote sebelas pemain terbaik TOTS dimulai. Sejauh ini, EA baru membuka voting untuk TOTS Bundesliga.

Share This Article
Follow:
Gamerisme adalah situs berita, event, dan promo terkait video game terdepan di Indonesia. Temukan juga konten menarik lain seperti listicle dan konten interaktif yang tidak akan kamu temukan di situs lain.
Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *