7 Hal tentang Abyss Valorant, Map Baru Tanpa Batasan

Seperti apa sistem dan layout map Abyss Valorant? Ini dia penjelasan mengenai map baru Valorant yang tidak memiliki dinding pembatas di sekelilingnya.

By Angga 3 Min Read

Riot Games mengumumkan map Abyss, sebuah map Valorant terbaru yang rilis pada 11 Juni 2024. Abyss adalah peta pertama yang tidak memiliki batasan, sehingga mendorong pemain untuk berpikir kreatif dalam pertempuran.

Diumumkan pertama kali jelang grand final VCT Masters Shanghai, Abyss mencuri perhatian banyak penggemar. Bagi kamu yang melewatkan bocorang lengkap mengenai map terbaru ini, silakan simak panduan map Abyss selengkapnya di sini.

Peta ke-11

Menjadi peta ke-11 di Valorant, Abyss akan membawa pemain ke markas rahasia Scions of the Hourglass, organisasi para pembunuh misterius. Terletak di ujung dunia dan tersembunyi di dalam jurang berbahaya, para pemain akan menghadapi permainan vertikal dan jebakan berbahaya.

Baca Juga  Krafton Bikin Game Mirip The Sims yang Terlihat Meyakinkan, Namanya inZOI

Tanpa batasan

Fitur utama dari map Abyss adalah nihilnya batasan. Batasan yang dimaksud adalah tembok yang sebelumnya memenuhi sekeliling peta. Dengan hilangnya tembok ini, maka tidak ada yang mencegah pemain terjatuh ke samping dan mati.

Jika terjatuh, kita tidak akan kembali dalam permainan. Sebuah gimmick baru yang secara resmi diberi nama Death Drops. Kita yang pernah menjajal map Vertigo di Counter Strike jelas familier dengan sistem tersebut.

Layout map Abyss

layout abyss valorant

Di peta ini kita akan menemukan dua situs spike untuk menyerang dan bertahan. Pertempuran akan berlangsung pada peta dengan layout 3 jalur. Ada banyak percabangan, terutama di area tengah, sehingga kemungkinan terjatuh tanpa diduga bakal sangat besar.

Ajang unjuk kreativitas

Death Drops membuka lebih banyak potensi eleminasi. Selain kita bisa mendorong pemain lawan sehingga terjatuh, beberapa karakter tertentu mungkin akan kesulitan karena mekanismenya sendiri, contohnya Raze yang bisa terjatuh karena bergerak terlalu cepat.

Baca Juga  Lokasi dan Cara Mengalahkan Devastator di Helldivers 2

Soal kreativitas, ini sesuai dengan penjelasan Joey Simas, Lead Map Designer Valorant, dalam rilis yang Gamerisme terima. “Kami mendesain ke arah ini dengan menghapuskan batasan peta dan membebaskan kreativitas pemain untuk berkembang.”

“Entah itu Raze yang men-satchel musuh ke luar peta, Omen yang Shadow Step di sekitar bangunan, atau agen mana pun yang memanfaatkan jalur berisiko tinggi di sekitar lokasi.”

Harus selalu berhati-hati

Peta ini mengharuskan pemain untuk berhati-hati. Selain itu, pastikan untuk tidak kehilangan senjata dari peta. Pasalnya, tidak akan ada kesempatan lain untuk mengambilnya kembali, mengingat peta ini mewajibkan kita untuk terus bergerak secara vertikal.

Baca Juga  5 Super Hero Marvel yang Menarik Banget Jika Diadaptasi Menjadi Video Game

Fokus pada pertarungan jarak jauh

Joey Simas mengatakan, Abyss berfokus pada baku tembak jarak jauh dengan tetap mempertahankan tata letak yang sederhana. Tujuan yang lebih kecil dari peta ini adalah mengeksplorasi cara bertarung di sekitar smoke, yang tidak harus sepenuhnya bisa menutup titik sergap. 

Ada banyak adegan yang bisa diklip

map abyss

Melalui map Abyss Valorant, Simas yakin para pemain yang menginginkan “permainan yang bisa diklip” bisa terfasilitasi. Pasalnya, peta ini benar-benar bergantung pada aspek kreatif masing-masing pemain. Setiap aksi eleminasi bisa berawal dari cara-cara yang tidak terduga.

“Kami selalu suka dengan pola permainan berisiko tinggi yang berpotensi besar, dan ingin menghadirkan sedikit bahaya yang menegangkan ke Valorant tanpa terasa memberatkan,” ujar dia.

TAGGED:
Share This Article
By Angga
Gamer musiman yang terpaksa nyobain banyak game karena pekerjaan. Game yang paling sering dimainkan: Football Manager dan Stardew Valley.
Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Dilarang copy paste!